Kasiyemuptd’s Weblog



STIMULASI DINI KUNCI KEBERHASILAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Keberhasilan stimulasi pada anak usia dini mempermudah proses pembentukan kepribadian pada tahap selanjutnya. Sebagaimana orang tua memiliki hak atas anak-anak mereka, begitu pula halnya dengan dengan anak-anak, mereka memiliki hak atas orang tua mereka. Sebagaimana Alloh memerintahkan kita berbakti kepada orang tua, kita juga diperintahkan untuk berbuat baik kepada anak-anak.

Kecepatan berfikir  pada anak usia dini dapat dirangsang dan dilatih dengan melihat fakta yang anak lihat dengan indera kemudian dimasukkan keotak  anak akan mencerna apa yang dilihat, didengar sehinnga anak dilatih untuk berfikir bagaimana menyikapi informasi yang diterimanya.

Prinsip-prinsip stimulasi dini pada anak usia dini :

§  Memberikan alat permainan, dengan alat bermain yang diberikan pada anak membuat anak akan tenggelam dalam dunia bermainnya sehingga anak akan berimajinasi sendiri.

§  Memberikan perhatian dengan penuh cinta, perhatiaan dan kasih sayang.

§  Menurunkan stress, anak dibikin enjoy dalam mengerjakan sesuatu tidak merasa terbebani  sehinnga anak merasa senang.

§  Memperhatikan terhadap tahapan-tahapan perkembangan balita.

§  Merangsang semua sistem indra.

§  Memperhatikan tanda kelelahan ini untuk membuat anak merasa bergairah dalam bermain.

Anak yang sudah terlatih sejak usia dini untuk belajar berfikir memutuskan sesuatu yang ringan-ringan maka nantinya anak akan mandiri dalam memutuskan segala  tidak penakut. Kalau anak sudah distimulasi sejak dini baik itu komponen berfikir maupun nalurinya maka anak menjadi terbiasa bertindak dengan difikirnya lebih dulu sehingga dapat memilih  mana yang baik dan mana yang tidak baik untuk dilakukan sesuai dengan hati nuraninya.

  Menstimulasi Indra

1.    Stimulasi indra penglihatan

Merangsang dengan cahaya, warna-warna kontras, wajah manusia, gambar yang besar, benda-benda bergerak, juga sambil menjelaskan nama-nama dari benda yang dilihat.

2.    Stimulasi indra pendengaran

§  Memperdengarkan ayat suci Al Qur’an, hadits, berdoa setiap melalukan aktifitas.

§  Memperdengarkan berbagai macam bunyi-bunyian ( frekwensi, jenis, asal ).

§  Memperkenalkan suara di lingkungan sekitarnya.

§  Memukul berbagai jenis benda untuk mendengarkan suaranya.

§  Berbicara pada anak dengan berbagai frekwensi.

§  Memperdengarkan berbagai jenis musik.

  

3.    Stimulasi indra peraba

§  Memberikan anak merasakan dingin, panas, hangat ( misal dengan bermain air ).

§  Mengkondisikan anak untuk dapat meraba berbagai jenis tekstur ( kasar, halus, lembut, keras

dan lain-lain ).

4.    Stimulasi indra penciuman ( hidung )

Memperkenalkan berbagai jenis bau-bauan dan asalnya

5.    Stimulasi indra perasa

Orang tua membiasakan anak ( sejak bayi ) mengecap berbagai rasa ( dengan memberikan makanan yang bervariasi )

  Menstimulasi Otak  

1.    Memberi  nutrisi bergizi yang diperlukan untuk pembentukan sel-sel otak sejak dalam kandungan. Pada usia 0-24 bulan memberikan asi dan makanan 4 sehat 5 sempurna.

2.    Banyak menghadirkan fakta yang dapat diserap oleh anak ( segala sesuatu bagi anak adalah fakta yang menarik ).

3.    Banyak  memberikan informasi sambil menghadirkan fahtanya.

  Karakteristik otak anak usia dini  

1.    Bayi baru lahir memiliki miliyaran sel otak 2x lebih banyak dari sel otak orang dewasa.

2.    Sel otak tersebut harus terus menerus distimulasi agar selnya terus berkembang jika tidak distimulasi, sel akan mati sehingga jaringan otak tidak berfungsi secara optimal.

3.    Usia 4 tahun anak sudah mencapai 50% kemampuan intelektualnya.

4.    Usia 8 tahun mencapai 80% dan setelah 8 tahun intelektualitas hanya dapat diubah 20%.

5.    Perkembangan intelektual anak 0-4 tahun sama dengan perkembangan intelektual 13 tahun berikutnya.

  Menstimulasi  informasi dan bahasa

Berbicara pada anak dan pandanglah matanya supaya ada kontak batin dengan anak sehingga hubungan sama anak semakin dekat. Dalam pengucapan menggunakan pengejaan, tata bahasa yang benar dan  jelas. Berbicara apa yang benar-benar dilakukan dan dialami anak mengenai benda-benda dan kejadian-kejadian diskitar anak. Mengatakan lebih banyak dari pada yang diminta. Memberi penjelasan pada anak untuk membenarkan kesalahan berbahasa anak dengan lemah lembut , tanpa menyalahkan anak. Beri anak kertas dan alat tulis ini untuk melatih ketrampilan pada anak supaya dapat trampil motorik halusnya. Saat anak santai atau saat anak mau tidur anak bisa dibacakan cerita-cerita dari bacaan ini juga merangsang imajinasi dari anak supaya berfikir.

 Menstimulasi kebutuhan jasmani

§  Memberikan makanan yang sehat dan halal.

§  Memberi makan anak pada waktunya ( tidak membiarkan anak lapar dan asyik bermain ).

§  Tidak selalu menuruti keinginan jajan anak.

§  Mengajak anak untuk menggunakan tangan kanan untuk makan dan tangan kiri mencuci Bab.

§  Melakukan permaianan motorik kasar ( berputar-putar, berkejaran, naik turun tangga, melompat, berjinjit, merangkak, merayap, dan lain-lain ).

§  Melakukan permainan motorik halus ( plastisin, memegang krayon, senam jari, dan lain-lainnya ).

  

Anak usia dini perlu distimulasi sejak dini supaya anak akan terespon oleh hal-hal yang positif sehingga dapat berhasil dalam pendidikannya, anak usia dini sudah dapat berfikir namun belum sempurna karena otak masih mengalami masa pertumbuhan dan informasi yang dimiliki masih terbatas. Anak usia dini juga perlu dikenalkan standar-standar secara berulang-ulang sehingga dapat menjadi informasi bagi anak tanpa memaksakan anak pada saat melakukan suatu perbuatan. Pada saat anak melakukan standar atau bukan berarti anak telah memahami atau belum yang terjadi hanya memindahkan hasil serapan fakta yang berulang. Orang tua senantiasa menghadirkan keteladanan pada anak dimana saja mereka berada, sehingga keteladanan tersebut menjadi informasi bagi anak.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: