Kasiyemuptd’s Weblog



Tari Lenggang Mahakam untuk Anak Usia Dini

                 Dewasa ini, banyak sarana pembelajaran baik berupa kurikulum, Alat Permainan Edukatif ( APE ) maupun sarana belajar lainnya yang dapat menunjang daya cipta dan kreasi anak. Kegiatan pendidikan anak usia dini hendaknya memperhatikan sembilan kemampuan belajar anak yang meliputi kecerdasan linguistic, logika matematika, visual spasial, musical, kinestetik, naturalis, interpersonal, intrapersonal dan spiritual. Kesembilan kemampuan tersebut harus dikembangkan dalam memberikan layanan pendidikan bagi anak usia dini.                

Sebagai upaya untuk merangsang daya cipta dan kreatifitas anak maka perlu dikembangkan suatu pengenalan seni gerak tari pada anak usia dini, sebagai acuan Tutor/Guru pada penyelenggaraan PAUD. Karena seni gerak tari adalah salah satu bentuk kegiatan yang positif maka perlu diimplementasikan menjadi muatan lokal pada kurikulum penyelenggaraan PAUD. Selain itu seni gerak tari juga merupakan sarana menyalurkan ekpresi perasa dan emosi anak. Ketetapan gerak tari juga merangsang pertumbuhan motorik anak dalam menyelaraskan daya pikir yang sesuai dengan tingkat perkembangan motorik anak usia dini.   

               UPTD Pengembangan Kegiatan Belajar Prov. Kaltim sebagai Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendidikan Prov. Kaltim mencoba untuk mengembangkan gerak dan tari untuk anak usia dini. Gerak dan tari PAUD ini diambil dari beberapa tarian tradisional Kalimantan Timur seperti tari jepen, tari giring-giring dan tari enggang yang dipadukan dengan gerakan-gerakan yang sederhana sesuai dengan kemampuan gerak anak. Selain itu juga diambil irama musik tradisional khas Kalimantan timur yaitu musik kingkilan yang terdiri dari kendang, rebana, gabus, klentangan dan icik-icik. Semua itu dipadukan sehingga menjadi musik tradisional khas Kaltim yang mengiringi tari gerak dan tari PAUD yang dikembangkan oleh UPTD PKB diberi nama Tari Lenggang Mahakam.   

      

        Tujuan dari tari ini sebagai acuan atau pedoman bagi tuto / guru pada penyelenggaraan PAUD untuk mengenalkan sebagian kebudayaan pada anak didiknya, mengembangkan kecerdasan kinestetik dan aspek pengembangan seni. Karena melalui gerak dan tari ini anak akan belajar menekspreskan diri melalui gerak dan tari untuk anak usia dini.                 Gerak tari PAUD ini terbagi dalam beberapa gerakan yaitu ; gerakan pembuka, gerakan ini dilakukan dengan jalan kedepan kearah panggung sambil melambaikan satu tangan kanan dan tangan kiri dipinggang, kemudian gerakan inti tari yang terdiri dari 13 macam gerakan dimana setiap gerakan dilakukan 2×8 hitungan tanpa diulang. Gerakan yang ketiga, gerakan penutup ( gerakan keluar panggung ).     

     

       Hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan gerak tari PAUD ini adalah anak usia dini / warga belajar (pengguna) haruslah orang yang sehat, orang yang gemar tari dan musik, saat latihan yang digunakan adalah pakaian yang ringan dan tidak mengganggu gerak sedangkan waktu pentas menggunakan pakaian pesisir. Tari Lenggang Mahakam ini telah disosialisasikan ke 13 kabupaten kota yang ada di wilayah provinsi Kaliantan Timur dan sudah dilombakan pada tingkat kelompok bermain se Samarinda.    

 Sekilas tentang Pengertian Tari             

    Secara umum manusia mempunyai sifat menyenangi sesuatu yang indah, bagus, bersih baik yag dilihat maupun yang didengar, demikian pula pada anak usia dini memiliki sifat akan sesuatu yang indah, terlebih jika dilihatnya  sangat menarik anak akan menunjukkan sifat agresif untuk melihat dan menikmati dengan cara esponsif. Dalam hubungannya dengan seni tari yang dimaksud pengertian indah bukan saja gerak-gerak yang halus, tapi juga termasuk gerak-gerak yang kuat, keras, lemas dan patah-patah.      

     

       Sehubungan dengan gerak banyak para ahli mendefinisikan yang berbeda-beda. Untuk itu perlu diungkapkan pengertian gerak tari yang dapat memperluas wawasan tutor / guru PAUD. Menurut Curt Sachs bahwa tari adalah gerak yang ritmis ( Sudarsono, 1996 ) definisi tersebut mengandung pengertian dua hal yang penting yaitu gerak dan ritme. Gerak dalam tari harus diungkapkan secara ritmis, sehingga memunculkan karakteristik tertentu sesuai dengan kwalitas ritme yang dimunculkan.       

  

           Anak usia dini mempunyai kwalitas gerak yang sesuai dengan karakteristik anak, yaitu bersifat agresif dan energik. Jika dikembangkan dan dibina akan menjadikan aset yang tak ternilai harganya. Banyak penari dan koreografer yang sukses dipentas nasional maupun intarnasional seperti Didik Nini Thowok, Guruh Soekarno Putro, Bagong Kusuma Diharjo.    

 

            Menurut  Corrie  Hartong  dan  Belanda  dalam  bukunya  yang  berjudul  Dunskunst  ( Sudarsono, tanpa tahun ) menjelaskan bahwa pengertian tari adalah sebagai bentuk seni yang menggunakan media badan atau tubuh manusia untuk mengungkapkan ekpresinya dalam bentuk gerak yang ritmis yang dapat dilakukan dalam ruang. Pengertian ruang adalah semua tempat yang dapat digunakan untuk melakukan gerak-gerak tari, misal dalam ruang kelas, studio, halaman atau panggung yang memungkinkan tempat untuk bergerak.   

  

            Pada tahap-tahap tertentu anak akan terus maju kearah pertumbuhan fisik, mental dan estetis. Pada umumnya tergantung pada umur dan minat masing-masng anak pada seni yang berbeda-beda. Akan tetapi kenyataan tidaklah demikian. Dalam pengdekatan terhadap seni gerak tari ada anggapan bahwa anak-anak terutama dilibatkan kedalam dan memperoleh penguasaan motorik terhadap gerak  seni anak. Bergerak sambil bersuara dengan menggunakan rasa, meskipun tanpa ketrampilan sangat penting dalam pengalaman seni. Demikian pula jika diberi motivasi untuk menciptakan gerak brdasaskan pengamatan terhadap kesayangan binatang yang ada dirumahnya, pasti akan bermunculan gerak-gerak yang lucu  yang berbeda satu dengan yang lainnya. Tidak tertutup kemungkinan akan munculnya gerak sambil bersuara atau berteriak mengekspesikan hasil pengamatannya. Dalam pengalaman seni anak akan bertemu elemen-elemen seni gerak tari, sehingga proses penjelajahan terhadap gerak dan irama sangat berarti bagi perkembangan estetis anak.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: